Natuna (KABARIN) - Sebanyak empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, untuk sementara menghentikan operasional layanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penghentian ini terjadi karena anggaran untuk pengadaan bahan pangan belum masuk ke rekening operasional masing-masing SPPG.
Kepala Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Natuna, Lutshia Widi Febiana, mengatakan penghentian operasional mulai terjadi pada Jumat (12/6).
Empat SPPG yang terdampak berada di Batubi Jaya, Kelarik, Harapan Jaya, dan Cemaga.
"Penyebabnya dana belum masuk ke virtual account. Untuk waktunya belum diketahui," kata Lutshia saat dikonfirmasi dari Natuna, Jumat.
Menurut dia, dana tersebut sangat penting karena digunakan untuk membeli berbagai bahan pangan yang nantinya diolah menjadi makanan bergizi bagi para penerima manfaat program MBG.
Lutshia menjelaskan kondisi serupa sebenarnya sempat terjadi beberapa hari sebelumnya di SPPG Bunguran Timur Laut. Saat itu, layanan sempat berhenti pada 8 hingga 9 Juni 2026 karena kendala yang sama.
Namun setelah dana tersedia, SPPG tersebut kembali beroperasi normal pada Rabu (10/6).
Meski empat SPPG menghentikan layanan sementara, program Makan Bergizi Gratis di Natuna masih tetap berjalan melalui tujuh SPPG lainnya yang saat ini masih aktif beroperasi.
Ketujuh SPPG tersebut berada di Batu Hitam, Pering, Ranai Darat, Bunguran Timur Laut, Serasan, Midai, dan Subi.
Lutshia menyebut hingga saat ini terdapat 11 SPPG yang telah beroperasi di Natuna dari total target 28 SPPG yang direncanakan dibangun di wilayah tersebut.
"11 SPPG tersebut melayani sekitar 22.098 penerima manfaat yang terdiri atas peserta didik dan kelompok sasaran lainnya dalam program MBG. Namun, dari 11 itu empat berhenti sementara," ujar dia.
Dengan masih beroperasinya tujuh SPPG lainnya, layanan program MBG bagi ribuan penerima manfaat di Natuna tetap berjalan. Namun, pihak terkait masih menunggu pencairan dana agar empat SPPG yang terdampak dapat kembali melayani masyarakat seperti biasa.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026